Prioritas
pembangunan era saat ini adalah terfokus pada pembangunan instruktur dalam
meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pembangunan jembatan, jalan umum, jalan
bebas hambatan terjadi di hampir seluruh wilayah di Indonesia. Seperti
pembangunan jembatan yang membutuhkan komponen penting yaitu salah satunya
adalah karet elastomeric jembatan.
Karet
elastomer jembatan terbuat dari beberapa komponen bahan yaitu bantalan karet,
kompon karet, pelat penguat baja serta pelat penguat dari serat gelas. Semua
bahan komponen tersebut saling terikat dan mempunyai fungsi masing-masing
sehingga karet elastomer bekerja dengan semestinya.
Pengertian
Karet Elastomer Jembatan
Karet
elastomer jembatan atau yang biasa dikenal dengan elastomeric bearings pad
adalah suatu komponen penyusun dari sebuah jembatan yang mempunyai fungsi dalam
menerima gaya beban dan juga dapat memindahkannya atau mentransmisikannya ke
substruktur jembatan. Hal ini menjadikan gaya beban tidak hanya bertumpu pada
satu titik, namun menyebar ke segala penjuru badan jembatan.
Karet
elastomer memiliki peranan yang sangat vital dalam bangunan jembatan, seperti
menyerap getaran atau guncangan yang terjadi akibat bencana alam yakni
gelombang pasang air laut, banjir dan gempa. Sehingga penggunaan karet
elastomer pada bangunan jembatan dapat meminimalisir dampak negatif dan
kerugian yang terjadi akibat bencana alam.
Cara
Pemasangan Karet Elastomer Jembatan
Karet
elastomer jembatan memiliki berbagai macam jenis mulai dari bentuk, fungsi dan
spesifikasi. Jenis-jenis karet elastomer diantaranya adalah laminated bearings,
laminated elastomeric bridge bearings, lead rubber bearings dan lain sebagainya.
Untuk mendapatkan fungsi dan kegunaan yang semestinya, maka perlu diketahui
gambaran umum mengenai cara pemasangan komponen karet elastomer ini, berikut
adalah penjelasannya :
1.
Pemilihan Jenis Karet Elastomer
Seperti
penjelasan pada paragraf awal diatas, terdapat berbagai macam jenis karet
elastomer berdasarkan bentuk, fungsi dan spesifikasinya. Pada jenis rubber
bearings mempunyai kelebihan dalam meminimalisir dampak dari getaran atau
guncangan gempa, gelombang pasang air laut serta banjir, sehingga kerusakan
yang terjadi akibat bencana tersebut dapat diminimalisir dengan baik.
Berikutnya
adalah jenis laminated bearings yang mempunyai kemampuan dalam memindahkan
serta mentransfer beban gaya ke substruktur badan jembatan, sehingga beban
jembatan menyebar dengan merata ke segala penjuru titik badan jembatan. Terakhir
yaitu laminated elastomeric bridge bearings yang kelebihannya adalah mudah
dalam proses pemasangannya. Jadi pilihlah jenis karet elastomer yang sesuai
dengan kebutuhan.
2. Alat
yang Perlu Dipersiapkan
Setelah
memilih jenis karet elastomer yang akan digunakan, maka langkah selanjutnya
adalah menyiapkan peralatan. Peralatan yang akan digunakan harus sesuai dengan
Standar Nasional Indonesia (SNI). Peralatan tersebut meliputi manifold, gauge,
hose, genset, jack hidrolik, tang, mortar dan sebagainya.
3. Memulai
Pemasangan Karet Elastomer Jembatan
Setelah
semua alat sudah siap, langkah selanjutnya adalah memulai proses pemasangan.
Pertama adalah mengukur / leveling tumpuan pada abument, kemudian jack hidrolik
di pasang pada posisi yang telah diukur, lalu lakukan pengangkutan dengan
menggunakan alat tersebut dan pasang kayu penyangga sementara.
Karet
elastomer yag telah diangkut kemudian diletakkan di bagian bawah pelat bantalan
jembatan. Tak lupa pula melakukan perekatan dengan menggunakan lem. Selanjutnya
adalah menurunkan bagian atas dari jembatan agar karet elastomer dapat merekat
dengan sempurna pada pelat besi baja, proses perekatan ini membutuhkan waktu
jadi jangan terburu-buru untuk langsung dilepaskan.
Kemudian
angkatlah secara perlahan-lahan sampai karet elastomer pada posisi tergantung
pada pelat besi baja secara sempurna. Jika karet elastomer telah melekat dengan
sempurna maka lepaskan kayu penyangga. Selanjutnya adalah pasang mortar pada
bagian sisi bawah karet elastomer, turunkan penyangga secara perlahan sampai
karet elastomer masuk pada mortar.
Setelah
semua proses selesai, maka kemudian rapikan dan bersihkan sisa-sisa mortar yang
telah digunakan. Mortar kemudian dicek tingkat kekuatan dan daya rekatnya, jika
sudah sesuai maka langkah selanjutnya adalah menyingkirkan penyangga beserta
jack hidrolik.
Demikian
penjelasan mengenai cara pemasangan karet elastomer jembatan, semoga menambah
ilmu pengetahuan dan wawasan. Untuk mendapatkan hasil bangunan jembatan yang baik
dan maksimal, terlebih dahulu konsultasikanlah kepada ahlinya yaitu
www.karetkonstruksi.com




