PUSAT KARET KONSTRUKSI ELASTOMER JEMBATAN | 0813-3413-8384



Prioritas pembangunan era saat ini adalah terfokus pada pembangunan instruktur dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pembangunan jembatan, jalan umum, jalan bebas hambatan terjadi di hampir seluruh wilayah di Indonesia. Seperti pembangunan jembatan yang membutuhkan komponen penting yaitu salah satunya adalah karet elastomeric jembatan.

Karet elastomer jembatan terbuat dari beberapa komponen bahan yaitu bantalan karet, kompon karet, pelat penguat baja serta pelat penguat dari serat gelas. Semua bahan komponen tersebut saling terikat dan mempunyai fungsi masing-masing sehingga karet elastomer bekerja dengan semestinya.

 
Pengertian Karet Elastomer Jembatan

Karet elastomer jembatan atau yang biasa dikenal dengan elastomeric bearings pad adalah suatu komponen penyusun dari sebuah jembatan yang mempunyai fungsi dalam menerima gaya beban dan juga dapat memindahkannya atau mentransmisikannya ke substruktur jembatan. Hal ini menjadikan gaya beban tidak hanya bertumpu pada satu titik, namun menyebar ke segala penjuru badan jembatan.

Karet elastomer memiliki peranan yang sangat vital dalam bangunan jembatan, seperti menyerap getaran atau guncangan yang terjadi akibat bencana alam yakni gelombang pasang air laut, banjir dan gempa. Sehingga penggunaan karet elastomer pada bangunan jembatan dapat meminimalisir dampak negatif dan kerugian yang terjadi akibat bencana alam.


Cara Pemasangan Karet Elastomer Jembatan

Karet elastomer jembatan memiliki berbagai macam jenis mulai dari bentuk, fungsi dan spesifikasi. Jenis-jenis karet elastomer diantaranya adalah laminated bearings, laminated elastomeric bridge bearings, lead rubber bearings dan lain sebagainya. Untuk mendapatkan fungsi dan kegunaan yang semestinya, maka perlu diketahui gambaran umum mengenai cara pemasangan komponen karet elastomer ini, berikut adalah penjelasannya :

1. Pemilihan Jenis Karet Elastomer

Seperti penjelasan pada paragraf awal diatas, terdapat berbagai macam jenis karet elastomer berdasarkan bentuk, fungsi dan spesifikasinya. Pada jenis rubber bearings mempunyai kelebihan dalam meminimalisir dampak dari getaran atau guncangan gempa, gelombang pasang air laut serta banjir, sehingga kerusakan yang terjadi akibat bencana tersebut dapat diminimalisir dengan baik.

Berikutnya adalah jenis laminated bearings yang mempunyai kemampuan dalam memindahkan serta mentransfer beban gaya ke substruktur badan jembatan, sehingga beban jembatan menyebar dengan merata ke segala penjuru titik badan jembatan. Terakhir yaitu laminated elastomeric bridge bearings yang kelebihannya adalah mudah dalam proses pemasangannya. Jadi pilihlah jenis karet elastomer yang sesuai dengan kebutuhan.


2. Alat yang Perlu Dipersiapkan

Setelah memilih jenis karet elastomer yang akan digunakan, maka langkah selanjutnya adalah menyiapkan peralatan. Peralatan yang akan digunakan harus sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Peralatan tersebut meliputi manifold, gauge, hose, genset, jack hidrolik, tang, mortar dan sebagainya.

3. Memulai Pemasangan Karet Elastomer Jembatan

Setelah semua alat sudah siap, langkah selanjutnya adalah memulai proses pemasangan. Pertama adalah mengukur / leveling tumpuan pada abument, kemudian jack hidrolik di pasang pada posisi yang telah diukur, lalu lakukan pengangkutan dengan menggunakan alat tersebut dan pasang kayu penyangga sementara.

Karet elastomer yag telah diangkut kemudian diletakkan di bagian bawah pelat bantalan jembatan. Tak lupa pula melakukan perekatan dengan menggunakan lem. Selanjutnya adalah menurunkan bagian atas dari jembatan agar karet elastomer dapat merekat dengan sempurna pada pelat besi baja, proses perekatan ini membutuhkan waktu jadi jangan terburu-buru untuk langsung dilepaskan.

Kemudian angkatlah secara perlahan-lahan sampai karet elastomer pada posisi tergantung pada pelat besi baja secara sempurna. Jika karet elastomer telah melekat dengan sempurna maka lepaskan kayu penyangga. Selanjutnya adalah pasang mortar pada bagian sisi bawah karet elastomer, turunkan penyangga secara perlahan sampai karet elastomer masuk pada mortar.

Setelah semua proses selesai, maka kemudian rapikan dan bersihkan sisa-sisa mortar yang telah digunakan. Mortar kemudian dicek tingkat kekuatan dan daya rekatnya, jika sudah sesuai maka langkah selanjutnya adalah menyingkirkan penyangga beserta jack hidrolik.

Demikian penjelasan mengenai cara pemasangan karet elastomer jembatan, semoga menambah ilmu pengetahuan dan wawasan. Untuk mendapatkan hasil bangunan jembatan yang baik dan maksimal, terlebih dahulu konsultasikanlah kepada ahlinya yaitu www.karetkonstruksi.com